FIRMAN ALLAH
Pertanyaan ini sangat penting karena dalam Alkitab frasa "Firman Allah" dipakai dalam dua makna berbeda:
- Firman Allah sebagai Pribadi Ilahi (Logos), yaitu Anak Allah.
- Firman Allah sebagai ucapan, perkataan, pesan, perintah, atau wahyu dari Allah.
Banyak perdebatan muncul karena kedua penggunaan ini sama-sama diterjemahkan "Firman Allah", padahal konteksnya berbeda.
I. FIRMAN ALLAH SEBAGAI PRIBADI (ANAK ALLAH)
Istilah ini terutama muncul dalam tulisan Rasul Yohanes.
1. Yohanes 1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Di sini Firman bukan sekadar ucapan karena:
- Firman sudah ada "pada mulanya".
- Firman bersama Allah.
- Firman adalah Allah.
Firman dipersonifikasikan sebagai Pribadi yang kekal.
2. Yohanes 1:3
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Firman disebut sebagai Pencipta.
Kata ganti:
- "oleh Dia"
- "tanpa Dia"
menunjukkan Firman adalah pribadi, bukan sekadar suara.
3. Yohanes 1:14
"Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita."
Inilah ayat paling jelas.
Firman:
- menjadi manusia,
- hidup di dunia,
- dilihat para rasul.
Ini menunjuk kepada Yesus Kristus.
4. Yohanes 1:18
Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Konteks pasal 1 menunjukkan Firman = Anak Tunggal.
5. 1 Yohanes 1:1-2
"Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami..."
Yohanes berbicara tentang:
- kehidupan yang kekal,
- yang dapat dilihat,
- disentuh.
Ini jelas pribadi.
6. 1 Yohanes 5:7 (tradisi Textus Receptus)
"Bapa, Firman dan Roh Kudus."
Di sini Firman dipakai sebagai gelar pribadi.
7. Wahyu 19:13
"Nama-Nya ialah: Firman Allah."
Di sini Yesus yang datang sebagai Raja segala raja disebut:
"Firman Allah."
Ini adalah gelar mesianik.
Makna Teologis
Ketika Firman berarti Anak Allah:
- Firman bukan sekadar suara.
- Firman adalah Logos yang kekal.
- Firman adalah Pribadi kedua dalam Trinitas.
- Firman merupakan penyataan diri Allah yang sempurna.
II. FIRMAN ALLAH SEBAGAI UCAPAN/PERKATAAN/PESAN
Ini adalah penggunaan yang paling sering dalam Alkitab.
Dalam bahasa Ibrani:
Dabar Yahweh
artinya:
- perkataan Tuhan,
- pesan Tuhan,
- sabda Tuhan.
Bukan pribadi.
1. Kejadian 1:3
"Berfirmanlah Allah: 'Jadilah terang.' Lalu terang itu jadi."
Di sini Firman berarti:
ucapan Allah.
Bukan Anak Allah yang sedang berbicara kepada diri-Nya sendiri.
Narasi Musa hanya menjelaskan bahwa Allah berkata.
2. Mazmur 33:6
"Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan."
Firman di sini berarti:
perintah penciptaan Allah.
3. Yesaya 55:11
"Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku."
Firman berarti:
perkataan Allah.
Bukan pribadi yang keluar dari mulut Allah.
4. Yeremia 1:4
"Firman TUHAN datang kepadaku."
Artinya:
wahyu Tuhan datang kepada Yeremia.
Bukan Yesus berjalan menghampiri Yeremia.
5. Yehezkiel 1:3
"Datanglah firman TUHAN kepada Yehezkiel."
Maksudnya:
Allah menyampaikan pesan.
6. Lukas 3:2
"Firman Allah datang kepada Yohanes."
Artinya:
wahyu atau pesan ilahi.
7. Ibrani 4:12
"Sebab firman Allah hidup dan kuat."
Konteksnya berbicara tentang:
- wahyu Allah,
- Kitab Suci,
- perkataan Allah yang menghakimi hati manusia.
Bukan secara langsung berbicara tentang Anak Allah.
III. MENGAPA KEDUANYA BENAR?
Karena Alkitab memakai istilah yang sama dalam dua tingkat makna.
Tingkat 1
Firman Allah = ucapan Allah.
Contoh:
- Kejadian 1
- Mazmur 33
- Yesaya 55
- Yeremia
Tingkat 2
Firman Allah = Pribadi Anak Allah.
Contoh:
- Yohanes 1
- 1 Yohanes 1
- Wahyu 19
IV. HUBUNGAN KEDUANYA
Dalam teologi Kristen klasik:
- Anak disebut Firman (Logos) karena Ia adalah penyataan sempurna Allah.
- Semua perkataan Allah berasal dari Allah dan dinyatakan melalui Firman-Nya.
Karena itu:
Firman Allah (Pribadi) ≠ Firman Allah (ucapan)
tetapi
Firman Allah (Pribadi) adalah sumber dan penyataan sempurna dari Firman Allah (ucapan).
Ringkasan
Firman Allah = Pribadi Anak Allah
- Injil Yohanes 1:1
- Injil Yohanes 1:3
- Injil Yohanes 1:14
- Surat 1 Yohanes 1:1-2
- Kitab Wahyu 19:13
Makna: Logos yang kekal, Anak Allah.
Firman Allah = perkataan/pesan/wahyu Allah
- Kitab Kejadian 1:3
- Kitab Mazmur 33:6
- Kitab Yesaya 55:11
- Kitab Yeremia 1:4
- Surat Ibrani 4:12
Makna: ucapan, pesan, perintah, atau wahyu Allah.
Karena itu pernyataan "Firman Allah adalah Anak Allah" benar dalam konteks Yohanes, dan pernyataan "Firman Allah adalah perkataan Allah" juga benar dalam banyak bagian Alkitab lainnya. Kuncinya adalah membedakan konteks penggunaan istilah tersebut.
