QUESTION

 

Pertanyaan ini sangat dalam dan sebenarnya menyentuh inti hati Allah:
Jika Kristus satu-satunya jalan, mengapa Allah membiarkan begitu banyak manusia hidup hanya dengan iman implisit?

Saya jawab bukan secara emosional, tetapi secara trinitaris, kristologis, dan ekonomis (sejarah keselamatan).


1. Prinsip dasar: Allah BUKAN kekurangan kuasa atau kehendak

Alkitab tegas:

“Allah menghendaki supaya semua orang diselamatkan” (1Tim 2:4)

Jadi iman implisit bukan kegagalan Allah, bukan “Plan B”.

📌 Itu bagian dari ekonomi keselamatan, bukan esensi Allah.


2. Allah bekerja dalam sejarah, bukan memaksa semua sekaligus

Allah tidak menyelamatkan manusia secara mekanis, tetapi:

  • melalui waktu
  • melalui relasi
  • melalui kebebasan

Yesus sendiri berkata:

“Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.” (Yoh 16:12)

📌 Bahkan para rasul pun bertumbuh bertahap.


3. Logos bekerja sebelum dan di luar Injil eksplisit

Yohanes 1:9:

“Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang.”

Roma 2:

Hukum tertulis di hati, nurani bersaksi.

👉 Artinya:

  • Kristus sudah bekerja sebelum Injil diberitakan
  • Roh Kudus sudah aktif di luar batas gereja

📌 Iman implisit = respon nyata terhadap Logos universal


4. Mengapa Allah tidak langsung memberi Injil eksplisit ke semua?

4.1 Karena Allah menghormati kebebasan & sejarah

  • Injil datang lewat:
    • inkarnasi
    • saksi
    • pewartaan manusia

Allah tidak mem-bypass sejarah yang Ia ciptakan sendiri.


4.2 Karena iman implisit menguji hati, bukan pengetahuan

Yesus berkata:

“Barangsiapa setia dalam perkara kecil…”

Iman implisit:

  • bukan iman malas
  • tetapi iman dalam keterbatasan

📌 Allah menilai:

kesetiaan terhadap terang, bukan banyaknya terang.


5. Mengapa ini adil?

Roma 2:12:

“Semua orang yang tidak mengenal hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat…”

Artinya:

  • Tidak dihakimi dengan standar yang tidak mereka terima
  • Tetapi juga tidak otomatis masuk Kerajaan

📌 Ada keadilan & belas kasihan bersama.


6. Iman implisit menjaga dua kebenaran sekaligus

🔹 Allah adil

Tidak menghukum karena ketidaktahuan yang tak disengaja

🔹 Kristus tetap satu-satunya jalan

Semua tetap masuk melalui Kristus, bukan jalur lain

📌 Ini menjaga:

  • Universalitas kasih Allah
  • Eksklusivitas Kristus

7. Dalam terang teosis: mengapa tidak semua langsung disatukan?

Karena:

  • Teosis = partisipasi sadar
  • Bukan otomatis biologis

Allah tidak memaksakan:

“menjadi Allah” tanpa persetujuan batin.

Iman implisit:

  • persiapan ontologis
  • belum persatuan aktual

8. Jawaban paling jujur dan paling dalam

Allah membiarkan iman implisit karena:

  1. Ia menghormati kebebasan manusia
  2. Ia bekerja dalam sejarah, bukan mitos
  3. Logos sudah hadir lebih luas dari gereja
  4. Ia menilai kesetiaan, bukan akses informasi
  5. Ia sedang menyiapkan manusia bagi kepenuhan
  6. Ia akan menggenapi semuanya dalam Kristus

9. Kalimat kunci (inti)

Iman implisit bukan jalan lain,
melainkan jalan menuju Jalan.


Jika Anda mau, pertanyaan terakhir yang biasanya muncul:

  • 🔥 Apakah iman implisit bisa ditolak secara sadar?
  • 🔥 Apakah orang beriman eksplisit bisa kehilangan Kerajaan?
  • 🔥 Apakah ini berarti semua akhirnya selamat (universalisme)?

Silakan lanjutkan.


Jaminsen

Welcome, TO BE LIKE JESUS

Post a Comment

Previous Post Next Post